Tips Aman dan Nyaman saat Berkendara di Sekitar Truk

  • Whatsapp

Memiliki asuransi kecelakaan tentunya membuat Anda merasa nyaman saat berkendara berkat perlindungan dari asuransi tersebut. Namun, bukan berarti Anda jadi sembarangan membawa mobil di jalan raya, apalagi kalau rute yang sering diambil dilewati kendaraan besar seperti truk.

Read More

Anda pasti kerap mendengar berita kecelakaan maut yang melibatkan truk. Peluang membahayakan tersebut bisa ditekan kalau Anda tahu cara mengemudi di sekitar kendaraan tadi. Marcell Kurniawan, Training Director The Real Driving Center (RDC), membagikan beberapa tips yang dapat diaplikasikan untuk menjaga keselamatan Anda.

  • Jauhi blind spot

Blind spot merupakan titik atau area yang tidak dapat dilihat dengan baik oleh pengendara. Truk adalah salah satu jenis kendaraan yang mempunyai blind spot sangat besar. Trik yang bisa Anda terapkan dalam poin ini adalah memastikan supir truk masih bisa dilihat dari spion. Akan tetapi, saat supir truk tak tampak dari spion, dapat dipastikan Anda berada dalam blind spot mereka. Segera hindari atau jauhi titik tersebut sebelum menyebabkan risiko fatal.

  • Tetap menjaga jarak aman

Mengikuti truk dari jarak dekat bukan hanya menyulitkan Anda mengintip jalur dari arah berlawanan. Anda juga akan sukar mengalihkan mobil saat truk membuat pergerakan tiba-tiba, misalnya mengerem mendadak atau tidak bisa menanjak. Ketika menjaga jarak aman, Anda memang harus melambatkan kecepatan sementara waktu. Di sisi lain, Anda maupun supir truk mempunyai ruang aman untuk bermanuver maupun menghindari kecelakaan.

  • Amati manuver truk

Berikan ruang apabila truk yang berada di depan Anda memberikan isyarat kalau mereka akan bermanuver (berbelok, memutar arah, atau menepi untuk parkir). Anda juga bisa berhenti sebentar kalau memungkinkan sampai posisi truk tadi benar-benar aman, terutama kalau mobil berada di radius manuver. Kombinasi antara dimensi truk yang besar dengan blind spot yang tinggi akan membuat Anda terancam bahaya kalau sampai nekat mengebut.

  • Berikan tanda atau isyarat

Sebaliknya, saat Anda sedang buru-buru, berikan tanda seperti menyalakan lampu dim atau menyalakan klakson. Dengan begitu, supir truk akan memberikan jalan atau menjaga kewaspadaan bagi Anda yang ingin mendahului mereka. Jika Anda harus menyalip, pastikan ada ruang cukup antara mobil dengan truk. Jarak yang terlalu dekat malah membuat mobil masuk ke area blind spot dan membahayakan saat truk melakukan pengereman mendadak.

  • Sadari keterbatasan truk

Di balik bodinya yang besar, truk mempunyai sejumlah keterbatasan yang perlu Anda kenali, salah satunya pengereman. Belum lagi beban yang mereka angkut akan membuat supir ekstra hati-hati saat akan meningkatkan laju kendaraan. Truk yang tiba-tiba berhenti cenderung mengalami efek jack knife (terbalik) dan mengancam kendaraan-kendaraan di sekitarnya. Jadi, bersabarlah dan hati-hati saat Anda berhadapan dengan truk di jalan raya.

  • Selalu jaga performa mobil

Terakhir, selalu terapkan safety driving, termasuk saat Anda berhadapan dengan truk. Pastikan mobil selalu dalam performa terbaik saat dibawa bepergian. Kemudian, lakukan servis berkala agar setiap komponennya berfungsi optimal. Tidak sedikit kecelakaan terjadi akibat pemilik kendaraan kesulitan mengendalikan mobil karena mesin bermasalah atau remnya blong. Kalau sudah begini, biaya yang Anda keluarkan untuk ganti rugi dan perawatan rumah sakit semakin besar.

Jangan lupa periksa risiko yang ditanggung asuransi kecelakaan diri yang Anda beli. Jadi, apabila Anda mengalami kecelakaan atau mobil rusak, pengajuan klaim dapat segera dilakukan oleh pihak perusahaan.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *